Senin, 06 November 2017

Startup Daerah Unjuk Gigi di Amplifive

Tak melulu dari ibu kota saja, dunia startup juga berkembang dari beragam daerah. Seperti lima peserta Amplifive yang terpilih tiga diantaranya adalah Karapan dari Surabaya, Lindungi Hutan dari Semarang, dan Sampah Muda dari Semarang



"Kita bukan ngomong jakarta lagi tapi ada dari Semarang dan Surabaya. Hal tersebut merupakan sesuatu yang menyenangkan" ujar Yansen Kamto, Chief Executive, KIBAR. 

Hadirnya startup dari luar Jakarta membuktikan bahwa anak-anak muda di Indonesia mamin melek ilmu teknologi serta punya kepedulian tinggi terhadap lingkungan sekitar.

Menurut Yansen, hal tersebut perlu terus didorong agar anak-anak muda harus ikut serta menjadi bagian solusi untuk masalah-masalah besar di Indonesia.

Lewat ajang Amplifive ini, diharapkan masyarakat Indonesia menjadi tahu bahwa ada anak-anak Indonesia berkarya sehingga dapat mendukung bahkan mengajak berkolaborasi dengan karya mereka untuk menjadi solusi beragam masalah yang terjadi di Indonesia.

"Karena mereka masih muda belum mengerti dunia enterpreneur jadi mereka masih butuh dukungan, arahan dan ajakan kolaborasi," ujar Henku Prihatan.

Steven Vanada, Vice President CyberAgents Venture juga menuturkan bahwa karya-karya mereka masih butuh validasi, dipoles lagi idenya dan harus banyak kolaborasi untuk saling mengetahui bagian apa saja yang kurang dan perlu diperbaiki.

Punya startup dan ingin mengikuti acara ini?

0 komentar:

Posting Komentar